Definisi Gangguan Kepribadian Schizoid

Posted: July 12, 2009 in Psikologi

DEFINISI
Penderita kepribadian ini adalah tertutup, mengucilkan diri dan menyendiri. Mereka secara emosi dingin dan menjauh kehidupan sosial. Mereka seringkali tertarik pada pemikiran dan perasaan mereka sendiri dan takut berhubungan secara intim dan dekat dengan orang lain. Mereka bicara sedikit, sering melamun, dan lebih suka membicarakan teori ketimbang melakukan aksi.

DIAGNOSA
Dokter mendasarkan diagnosa suatu gangguan kepribadian pada penampilan orang dan terhadap pemikiran yang salah atau pola prilaku. Pola tersebut cenderung menjadi jelas karena penderita dengan keras kepala melawan untuk berubah walaupun tidak dapat beradaptasi karenanya. Selain itu, dokter kemungkian besar memperhatikan ketidaktepatan penderita menjalankan mekanisme yang ada, sering disebut mekanisme pertahanan. Saat setiap orang bingung menggunakan mekanisme pertahanan penderita dengan gangguan kepribadian menggunakannya dengan cara lengkap atau belum lengkap.

PENGOBATAN
Meskipun perbedaan pengobatan berdasarkan jenis gangguan kepribadian, beberapa prinsip umum dapat digunakan untuk semuanya. Karena hampir semua orang dengan gangguan kepribadian tidak melihat perlunya terapi, motivasi seringkali datangnya dari orang lain. Namun demikian, penderita dapat merespon mendukung tetapi penuh dengan konfrontasi terhadap akibat dari pemikiran dan pola prilaku mereka yang tidak tepat. Hal ini biasanya efektif bila datangnya dari teman sebaya atau psikoterapis. Terapis berulang-ulang menunjukkan konsekwensi yang tidak diinginkan karena pola pikir dan prilaku penderita, kadang-kadang membuat batas tingkah laku, dan berulang-ulang mengkonfrontasi penderita dengan kenyataan yang ada. Keterlibatan keluarga penderita sangat membantu dan sering penting, dorongan dari keompok dapat efektif juga. Pengobatan kelompok dan keluarga, kelompok tinggal dalam area yang dibuat, dan partisipasi dalam kelompok sosial terapetik atau dalam kelompok itu sendiri dapat menjadi hal yang berharga dalam pengobatan. Orang dengan gangguan kepribadian terkadang mengalami kecemasan dan depresi, sehingga mereka berharap dapat disembuhkan dengan obat. Namun demikian, kecemasan dan depresi karena gangguan kepribadian jarang disebutkan secara memuaskan oleh obat, dan gejala tersebut tampak pada orang yang menjalankan beberapa pemeriksaan kesehatan. Lagi pula, terapi obat seringkali tercampur aduk dengan penyalahgunaan obat atau percobaan bunuh diri. Jika orang memiliki gangguan kepribadian lainnya, seperti depresi mayor, fobia, atau gangguan panik, penggunaan obat adalah tepat, meskipun mereka kemungkinan besar akan memberikan kesembuhan yang terbatas. Perubahan kepribadian memakan waktu yang lama. Tidak ada pengobatan yang singkat dapat berhasil menyembuhkan gangguan kepribadian, tetapi perubahan tertentu mungkin terjadi lebih cepat dibanding yang lain. Sembrono, isolasi sosial, kurang tegas atau kemarahan yang meledak dapat merespon pada terapi modifikasi prilaku. Namun demikian, psikoterapi jangka panjang (terapi wicara), dimaksudkan untuk membantu penderita mengerti penyebab kecemasan dan mengenal prilakunya yang tidak pantas, sebagai landasan untuk pengobatan lainnya. Terkadang gangguan kepribadian, seperti narsis atau obsesif kompulsif dapat diobati dengan baik dengan psikoanalisi. Yang lain seperti jenis antisosial atau paranod jarang cocok untuk segala terapi.

Comments
  1. aku says:

    kl saya sakit apa ya? saya ini orangnya juga rada antisosial tapi saya masih punya beberapa teman dekat… tapi saya juga sering mengalami depresi dan kecemasan yang sebenarnya tidak perlu (anxiety disorder) <– yang paling sering adalah ocd. apakah ocd bisa berkembang menjadi general anxiety disorder ? soalnya krn sudah merasa muak dan lelah dengan ocd suatu waktu saya mencoba melawan pikiran obsessive dengan tidak melakukan tindakan compulsive, tapi yang terjadi malah sekarang saya mengalami kecemasan yang terus-menerus karena peristiwa itu… rasanya kayak brain keyed up… bener-bener menyiksa dan sangat mengganggu… harus gimana lagi ??? kayaknya udah buntu ni pikiran…

  2. aku says:

    kl saya sakit apa ya? saya ini orangnya juga rada antisosial tapi saya masih punya beberapa teman dekat… tapi saya juga sering mengalami depresi dan kecemasan yang sebenarnya tidak perlu (anxiety disorder) <– yang paling sering adalah ocd. apakah ocd bisa berkembang menjadi general anxiety disorder ? soalnya krn sudah merasa muak dan lelah dengan ocd suatu waktu saya mencoba melawan pikiran obsessive dengan tidak melakukan tindakan compulsive, tapi yang terjadi malah sekarang saya mengalami kecemasan yang terus-menerus karena peristiwa itu… rasanya kayak brain keyed up… bener-bener menyiksa dan sangat mengganggu… harus gimana lagi ??? kayaknya udah buntu pikiran ini…

  3. mistikman says:

    wah rumit juga yaa,,,
    tapi klo menurutku cobalah menikmati kehidupan ini jangan terlalu di bikin runyam kayak slogan iklan *enjoy aja..* cobalah berfikiran sedikit kekanak-kanakan yang pikirannya seneng, seneng, dan seneng terus agar anda sedikit rileks.
    sebetulnya kecemasan hanya timbul klo kita takut terhadap sesuatu. berfikiran positif akan membantu membuat smuanya lebih baik

    nb: bukanlah seorang psikiater hanya numpang saran saya :D

  4. Rin says:

    Salam kenal, sy cari artikel ttg skizoid dn akhirny terdampar ke sini. he3.

    @ buat Aku:
    kebetulan saya dulu juga kena skizoid dn gangguan kecemasan, juga OCD. Pertama2 ys saya lakukan wktu kena OCD adl minum obat, karena saat terjadi penyakit2 tsb, scr biologis dan kimia tubuh/otak kita sdh mengalami kerusakan. kmdn sy juga berusaha keras utk meninggalkn smua hal yg bikin sy melakukanny berulang2 atau berusaha hny melakukanny 1x.
    utk cemas, sy juga terus minum obat dan berusaha mengingat2 saat saya belum kena gangguan ini, meyakinkn diri bhw sbnrny hal ini bila sy tidak skt, bukanlah masalah besar.

    langkah selanjutnya adl mengaktifkan hati, krn pd saat cemas dn OCD, otak kita lebih byk digunakan utk berfikir shg ia jalan sendiri/tdk bisa dihentikan walau kita sudah berusaha. Libatkan hati pada segala keputusan yg akan kita ambil, mulanya mungkin krg jelas ap yg dimaui hati, lalu kadang kita bingung krn dihadapkan pd dua pilihan. Tak apa, jalani saja ap yg akhirny Anda putuskan, yg penting Anda sdh berusaha, jd tdk menyesal. Klo menyesal, biarkn saja.
    Nanti mgkn Anda akn bertemu keadaan yg di persimpangan, hati Anda sdh berfungsi, tp otak jd sedikit korslet, tak apa, intinya, jalani saja, rasakan sakit2ny.

    yg ketiga adl belajar santai. rasakan terus hati Anda, pantau, bila masih kacau itu bukan Anda, Anda yg memimpin hati Anda. ikuti mauny. kalau Anda santai, lama2 hati dan itak akan bersinergi, Anda akan pelan2 sembuh. InsyaAllah, amin…

    Klo mau ngobrol kirim e-mail sj ke universe_of_him@yahoo.com

  5. Rama Sejati says:

    Artikel yang bagus !

    Barangkali artikel “gangguan kepribadian” berikut juga berguna bagi rekan rekan lainnya > Gangguan Kepribadian ?

  6. hudyah says:

    aq juga bingung aku tuh sakit apa sepertinya memang gangguan kepribadian..
    1. pokoknya tuh g bisa berhubungan dengan orang lain secara intim
    2. aku selalu menghindari orang yang suka mengkritik orang lain dan yang suka berkelompok, aku selalu mendekati orang yang sendirian, pokoknya aku suka paranoidan terhadap apa yang dipikirkan oleh orang lain seperti semua orang melihat dan mengkritik ku
    3. kalau bicara aku ragu-ragu dan g tahu kenapa terkadang suaraku seperti hilang, raut muka ku pasti langsung berubah jadi aneh aku merasa orang yang mengenalku menghindariku seperti g nyaman kalau didekatku
    4. aku merasa tidak nyaman dan cemas bila ada banyak orang dan takut pada orang yang pernah mengkritikku
    5. aku lebih nyaman dan tenang bila sendiri namun kadang juga merasa kesepian tapi mau gmn lagi aq memang g punya tmn dekat
    6. sampai saat ini tmn dekatq bisa dihitung dengan jari cuma 2 itupun aku cuma menjadi tmn kesekiannya
    7. suka grogian apalagi klo disuruh ngomong didepan orang banyak apalgi orang yang pernah mengkritikku dan g suka sama aku, aku bisa g bisa ngomong, pikiranku kosong dan gemetar
    8. kata tmn yang mengkritikku aku tuh songong n sombong padahal tuh aku cuma merasa apa ya???? takut dan bingung mau bicara apa dengan mereka sumpaaaaaaah sampai kebawa mimpi
    9. tapi aku suka tenang bila banyak orang yang dipihakku soalnya ada saat dimana mereka banyak bicara dengnku dlm hal ini aku sebagai pendengar tapi krn pengapresiasian ku yg buruk maka jadilah itu hanya sbg teman sesaatku saja
    10. sangat senang bila dibutuhkan oleh orang lain dan sedikit mengangkat kePDanku bahkan kadang luapan emosiku terlalu berlebihan, saat mengerjakannya pun aku bersungguh-sungguh
    11. lumayan dalam hal pelajaran (afektif) buruk dalam bicara dan ekspresi (psikomotor) bahkan aku pernah dikatai orang tanpa ekspresi
    12. aku selalu berandai-andai bila mjd seseorang yang mempunyai banyak teman

    Karena aku skrg sudah kuliah dan jauh dari ortu baru terasa sekarang sakit batinnya. dikos aku suka menyendiri dan lebih baik tidur, dikelaspun dulu sering tidur tapi skrg sudah berkurang.
    Menurut kalian bagaimana?? apa yang harus kulakukan??

    http://mistikman.wordpress.com/2009/07/12/gangguan-kepribadian-schizoid/#comment-form-load-service:Facebook

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s