Gangguan Kepribadian

Posted: July 13, 2009 in Psikologi

Kali ini posting rada aneh yaitu tentang jenis-jenis gangguan kebribadian. Tiba-tiba pingin posting ini gara-gara temenku yang ambil jurusan psikologi salah kirim sms tentang SKIZOID karena penasaran langsung aja tanya sama om Google😀. Pertanyaanya kira-kira kita termasuk salah satunya g’ ya…😀

1.PARANOID
a.Menduga tanpa dasar yang cukup, bahwa orang lain memanfaatkan, membahayakan, atau mengkhianati dirinya.
b.Preokupasi dengan keraguan yang tidak pada tempatnya tentang loyalitas atau kejujuran orang lain
c.Enggan untuk menceritakan rahasia orang lain karena takut digunakan secara jahat untuk melawan dirinya
d.Membaca arti merendahkan atau mengancam yang tersembunyi dari ucapan atau kejadian yang biasa.
e.Pendendam. Tidak bisa memaafkan kerugian, cedera, kelalaian
f.Merasakan serangan terhadap karakter atau reputasinya yang tidak tampak bagi orang lain. Reaktif.
g.Kecurigaan berulang

2.SKIZOID
a. Tidak memiliki minat ataupun menikmati hubungan dekat, termasuk menjadi bagian dari keluarga
b. Beraktivitas selalu seorang diri
c. Memiliki minat sedikit –jika ada- atau pengalaman seksual dengan orang lain
d. Merasakan kesenangan dalam sedikit, jika ada aktivitas
e. Tidak memiliki teman dekat atau orang yang dipercaya setelah keluarga derajat pertama
f. Tidak acuh terhadap pujian dan kritik
g. Dingin secara emosi.

3. SKIZOTIPAL
a. Adanya gagasan yang menyangkut diri sendiri
b. Keyakinan aneh atau magis yang mempengaruhi perilaku. Tidak konsisten terhadap normal kultural (percaya dapat melihat apa yang akan terjadi, percaya dirinya memiliki indera keenam atau khayalan yang kacau).
c. Pengalaman persepsi tidak lazim, misalnya ilusi atas tubuh
d. Pikiran dan bicara yang aneh (samar2, metaforik, berbelit- belit, stereotipik)
e. Kecurigaan berlebihan
f. Perilaku atau penampilan yang aneh, janggal, eksentrik
g. Tidak memiliki teman akrab atau orang yang dipercaya selain keluarga derajat pertama
h. Kecemasan sosial berlebihan

4. ANTISOSIAL
a. Gagal mematuhi norma2 sosial/ hukum sosial
b. Ketidakjujuran berulang yang ditujukan dengan menggunakan nama samaran, menipu orang lain untuk memperoleh keuntungan atau kesenengan pribadi.
c. Impulsivitas atai tidak mampu merencanakan masa depan
d. Iritabilitas atau agresivitas yang ditunjukkan misalnya dengan perkelahian fisik
e. Sembrono terhadap keselamatan diri dan orang lain
f. Tidak bertanggungjawab seperti kegagalan berulang-kali mempertahankan perilaku kerja atau menghormati kewajiban finansial
e. Tidak adanya penyesalan yang ditunjukkan dengan sikap acuh tak acuh atau mencari-cari alasan telah disakiti, dianiaya, dicuri, oleh orang lain.

5. KEPRIBADIAN AMBANG
a. Usaha matia2an untuk menghindari ketinggalan yang nyata atau khayalan.
b. Pola hubungan interpersonal tidak stabil dan kuat yang ditandai perubahan antara berbagai ekstrim2 idealiasi dan devaluasi
c. Gangguan identitas : citra atau perasaan diri sendiri yang tidak stabil secara jelas dan persisten
d. Impulsivitas pada minimal 2 bidang yang potensial membehayakan diri sendiri. Misal berbelanja, seks, penyalahgunaan zat, ngebut
e. Perilaku atau isyarat bunuh diri atau mutilasi diri
f. Perasaan kosong yang kronis
g. Kemarahan yang kuat dan tidak pada tempatnya atau Kesulitan mengendalikan amarah
h. Paranoid

6. HISTRIONIK
a. Tidak merasa nyaman dimana dirinya tidak menjadi pusat perhatian
b. Godaan seksual yang tidak pada tempatnya atau perilaku provokotaif pada setiap interaksi dengan orang lain.
c. Pergeseran emosi yang cepat dan ekspresi emosi yang dangkal
d. Menggunakan daya tarik fisik untuk menarik perhatian
e. Memiliki gaya bicara impresionistik dan tidak memiliki perincian
f. Dramatisasi diri, tetrikal, ekpresi emosi berlebihan
g. Mudah disugesti atau mudah dipengaruhi orang lain dan situasi\
h. Menganggap hubungan menjadi lebih intim daripada yang sebenarnya.

7. NARSISTIK
a. Kepentingan diri yang besar. Misal pencapaian bakat yang dilebih- Lebihkan, berharap terkenal tanpa usaha.
b. Khayalan akan keberhasilan, kekuatan, kecerdasan, kecantikan. atau cinta ideal yang terbatas
c. Yakin bahwa dirinya khusus, unik dan dapat dimengerti hanya oleh atau harus dengan orang/ institusi yang khusus atau memiliki status tinggi.
d. Kebanggan berlebihan
e. Merasa hebat, besar, dan harapan akan perlakuan dan kepatuhan khusus
f. Eksploitatif secara interpersonal, yaitu mengambil keuntungan dari orang lain demi kepentingan diri sendiri.
g. Tidak memiliki empati : tidak mau mengerti kebutuhan atau perasaan orang lain.
h. Sering merasa iri pada orang lain atau merasa orang lain iri padanya
i. Perilaku congkak/ sombong

8. GANGGUAN KEPRIBADIAN MENGHINDAR
a. Menghindari aktivitas pekerjaan yang memerlukan kontak interpersonal yang bermakna karena takut akan kritik, cemoohan, celaan,penolakan.
b. Tidak mau terlibat dengan orang lain kecuali yakin akan disenangi
c. Menunjukkan keterbatasan dalam hubungan intim karena takut dipermalukan atau ditertawai.
d. Merasa selalu dikritik dan ditolak dalam situasi sosial
e. Hambatan dalam situasi interpersonal karena merasa diri tidak memadai.
f. Memandang diri sendiri janggal secara sosial, tidak menarik secara pribadi atau lebih rendah dari orang lain. g. Enggan mengambil resiko pribadi atau melakukan aktivitas baru karena dapat membuktikan penghinaan.

9. GANGGUAN KEPRIBADIAN DEPENDEN
a. Sulit mengambil keputusan tanpa nasehat dan penentraman dari orang lain.
b.Membutuhkan orang lain untuk menerima tanggungjawab dalam sebagian besar aspek utama kehidupannya. c. Sulit mengekspresikan ketidaksetujuan.
d .Sulit memulai proyek atau melakukan pekerjaan oleh diri sendiri
e. Berusaha berlebihan untuk mendapatkan asuhan dan dukungan dari orang lain, sampai di titik secara sukarela melakukan hal yang tidak menyenangkan.
f. Merasa tidak berdaya atau tidak nyaman jika sendirian
g. Segera mencari hubungan dengan orang lain sebagai sumber pengasuhan dan dukungan jika hubungan dekatnya berakhir.
h. memiliki rasa takut tidak realitis untuk ditinggal untuk merawat dirinya sendiri.

10. OBSESIF-COMPULSIF
a. Obsesi terhadap waktu, perincian, daftar, urutan, hingga aktivitas utama hilang.
b. Perfeksionisme yang menganggu penyelesaian tugas
c. Secara berlebihan setia pada pekerjaan/ produktivitas sehingga mengabaikan waktu luang dan persahabatan
d. Terlalu hati2, teliti, tidak fleksibel terhadap masalah moralitas, etika, atau nilai2 (catatan : tidak disebabkan oleh identitas kultural atau agama)
e. Tidak mampu membuang benda2 usang dan tidak berguna, meski tak memiliki nilai sentimental
f. Enggan untuk mendelegasikan tugas atau bekerja pada orang lain kecuali mereka tunduk sesuai standarnya.
g. Kikir terhadap diri sendiri maupun orang lain. Uang dianggap harus ditimbun untuk menghadapi bencana masa de4pan
h. kaku dan keras kepala.

11. GANGGUAN KEPRIBADIAN PASIF-AGRESIF
a. Secara pasif menolak memenuhi tugas sosial dan pekerjaan rutin
b. Mengeluh tidak dimengerti atau tidak dihargai orang lain
c. Cemberut dan argumentatif
d. Tanpa alasan mengkritik atau mencemooh atasan
e. Cemburu dan benci terhadap orang yang lebih beruntung
f. Suara diperkeras dan keluhan terus-menerus akan ketidakberuntungan dirinya
g. Berganti-ganti antara tantangan permusuhan dan perasaan berdosa.

Comments
  1. bair says:

    panjang bgt.. ngantug zzzzzzzz

  2. mistikman says:

    iyo ber aku ae sing posting cuma moco sekilas..
    copy paste dari om google😛

  3. Ayu_Chabby says:

    Q seTuju BgT ma Bair,,,,,,,,,,,,,,,,,,
    Dowoooooooooooooooooooooo bGT article’e,
    G ngerTi Mksd,Te Q..
    hehehe……..

  4. mistikman says:

    wah2 kok banyak yang g ngeti yaa…
    padahal klo ada yang ngeti aku mo minta di jelasin😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s